Berita

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo/Net

Presisi

Kabid Humas Polda Jabar: Kami Masih Pastikan Sumber dan Dampak Ledakan

RABU, 07 DESEMBER 2022 | 10:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebuah ledakan yang diduga merupakan bom di sekitar Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu pagi (7/12), dibenarkan pihak Polda Jawa Barat. Sejauh ini Polda Jabar masih terus melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

Polda Jabar terus mengumpulkan informasi terkait dampak dalam insiden ini. Termasuk soal korban.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, pihaknya hingga kini masih memastikan sumber ledakan. Termasuk melakukan pengecekan kondisi dan dampak dari ledakan tersebut.


"Saat ini masih kita pastikan sumbernya dan sedang cek kondisi dan dampak dari ledakan tersebut serta korbannya," ujar Ibrahim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (7/12).

Ledakan yang diduga bom terjadi saat para anggota Polsek Astana Anyar sedang melakukan apel pagi sekitar pukul 08.20 WIB. Saat ini lokasi kejadian sudah dalam penjagaan ketat petugas kepolisian.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya