Berita

Pertemuan antara KBRI Brunei Darussalam, Kepala Distrik Belait beserta para perwakilan Penghulu Mukim dan Ketua Kampung pada Senin 5 November 2022/Net

Dunia

Tingkatkan Perlindungan WNI, KBRI Brunei Jalin Hubungan Dekat dengan Pemda Belait

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 13:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya meningkatkan jangkauan perlindungan WNI di Brunei Darussalam, Kedutaan Besar RI tengah mencoba untuk mempererat hubungan baiknya dengan pemerintah daerah di Belait.

Untuk itu, Duta Besar RI Sujatmiko mengadakan pertemuan dengan Pejabat Pelaksana Kepala Distrik Belait, Mohamad Yassin beserta jajaranya pada Senin (5/12).

Dalam pertemuan tersebut, Dubes menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan hubungan baik dengan dengan Brunei Darussalam, termasuk dengan Pemerintah Daerah Belait.


Dubes berterimakasih kepada mereka karena telah memberikan perhatian kepada WNI di Belait, sambil menitipkan mereka agar dapat diberikan pengayoman dan pelindungan oleh pemerintah setempat.

Lebih lanjut Dubes menyatakan pekerja migran Indonesia di Brunei telah banyak berkontribusi dalam perekonomian negara.

Selain banyak dari mereka yang bekerja di sektor migas, Dubes menyebut saat ini juga mulai banyak pekerja migran Indonesia yang berkiprah di sektor pertanian.

Oleh sebab itu, KBRI Brunei ingin menjajukan kerjasama dengan Pemda Belait agar dapat mendatangkan petani dan ahli-ahli pertanian dari Indonesia untuk menggarap ladang-ladang di wilayah tersebut.

Di akhir pertemuan, Koordinator Fungsi Protokol Konsuler KBRI Brunei Arif Suyoko memberikan informasi kepada Kepala Distrik Belait beserta para perwakilan Penghulu Mukim dan Ketua Kampung mengenai pelindungan terhadap Warga Negara Indonesia, terutama para Pekerja Migran Indonesia di wilayah Belait.

Arif meminta dukungan mereka untuk dapat turut bekerja sama dalam memberikan pelindungan kepada warga Indonesia, bila mereka mengalami permasalahan.

Menurut catatan KBRI di bulan November, jumlah WNI yang ada di Brunei mencapai 26.738 orang dan 3.170 diantaranya tinggal di Belait.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya