Berita

Acara penandatanganan proyek Investasi Hijau Baru antara Kerajaan Maroko dan COP Group/Net

Dunia

Dorong Transisi Energi, Raja Maroko dan OCP Grup Teken Investasi Hijau Baru

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 07:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Komitmen Raja Maroko Mohammed VI untuk mendukung tercapainya transisi energi hijau dan ekonomi rendah karbon, dibuktikan melalui penandatangan proyek investasi hijau baru dengan perusahaan OCP Group.

Program yang diagendakan pada 2023-2027 tersebut bertujuan untuk mengakhiri ketergantungan perusahaan pada impor amonia dan memungkinkan investasi dalam rantai energi terbarukan.

Sebelum penandatanganan kesepakatan, Ketua dan Kepala Eksekutif grup OCP Mostafa Terrab terlebih dahulu mempresentasikan proyek investasi hijau barunya pada Raja di Istana Kerajaan pada Sabtu (3/12).


Salah satu penambang dan pengekspor pupuk fosfat terbesar di dunia itu ingin membangun peningkatan kapasitas produksi pupuk, sambil berkomitmen untuk mencapai netralitas karbon sebelum tahun 2040 dengan mengandalkan sumber unik energi terbarukan serta kemajuan Kerajaan.

Investasi hijau baru akan didukung oleh UKM industri lokal yang bekerja di sektor energi dan pertanian, sehingga akan ikut mendorong munculnya ekosistem nasional yang inovatif dan penciptaan lapangan kerja baru dan peluang integrasi pekerjaan bagi kaum muda.

Program baru tersebut disebut membutuhkan dana investasi global sebesar 13 miliar dolar AS atau setara Rp 200 triliun selama lima tahun.

Perwakilan dari pihak pemerintah yang turut hadir di antaranya Kepala Pemerintahan, Penasehat Raja, Menteri Dalam Negeri, Menteri Ekonomi dan Keuangan, Menteri Peralatan dan Air, Menteri Energi Transisi dan Pembangunan Berkelanjutan, Investasi, Konvergensi dan Penilaian Kebijakan Publik.

Sementara pihak OCP dihadiri oleh Ketua OCP dan Chief Executive Officer.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya