Berita

Teluk Benggala/Net

Dunia

Jadi Penghubung Indo-Pasifik dan Timur Tengah, Keamanan Teluk Benggala Harus Diperkuat

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 11:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Teluk Benggala menjadi salah satu wilayah strategis dalam geopolitik global karena dapat menghubungkan Indo-Pasifik dengan Timur Tengah. Menghadapi berbagai tantangan saat ini, dinilai penting untuk memperkuat keamanan Teluk Benggala.

Ketua Pusat Penelitian Kebijakan Publik, Dr. D. Dhanuraj mengatakan penguatan keamanan di Teluk Benggala harus dilakukan dengan mempererat kerjasama antara berbagai pihak.

Hal ini dibahas dalam konferensi internasional tentang Keamanan dan Kemakmuran Teluk Benggala selama dua hari di Kochi, India yang ditutup pada Rabu (1/12).


Konferensi tersebut dihadiri oleh diplomat, delegasi, hingga pakar dari Jerman, Thailand, Bhutan, Sri Lanka, India, Bangladesh, Nepal, hingga Maladewa.

"Saya pikir kesimpulan utamanya adalah bahwa wilayah BoB akan memainkan peran utama dalam geopolitik global karena menghubungkan Indo-Pasifik ke Timur Tengah. Dan sebagai jalur komunikasi laut yang penting, ia memainkan peran penting dalam rantai pasokan global," jelas Dhanuraj, seperti dikutip ANI News.

"Jadi, memahami signifikansi tersebut dan menyadari potensinya adalah kebutuhan saat ini untuk semua negara di Teluk Benggala," imbuhnya.

Dalam konferensi disimpukan pentingnya peningkatan kerjasama antara negara-negara pesisir dalam skala apapun untuk mengembangkan potensi Teluk Benggala, termasuk energi, perdagangan, investasi, hingga kelestarian lingkungan dan keamanan.

Negara-negara yang terlibat juga perlu lebih banyak bekerja sama dalam isu-isu seperti kontra-terorisme, keamanan manusia, dan transfer teknologi.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya