Berita

(kiri-kanan) Kuat Maruf, Bharada E, Ricky Rizal dihadirkan secara bersama di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan/Repro

Hukum

Kuat Maruf, Ricky Rizal, dan Bharada E Dikonfrontir, Salah Satunya Soal Sarung Tangan Sambo

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 13:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (J) kembali mengahdirkan seorang justice collaborator dan dua terdakwa.

Justice collaborator yang dimaksud ialah Bharada Richard Eliezer (E). Sementara dua terdakwa yang dimaksud adalah Kuat Maruf dan Ricky Rizal.

Ketiganya hadir bersamaan dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (30/11).


Penasihat hukum Bharada E, Ronny Talapessy menerangkan, pemeriksaan hari ini difokuskan terkait keterangan Kuat Maruf dan Ricky Rizal sebelumnya.

"Kami mencatat bahwa ada beberapa perubahan (kesaksian). Jadi, saya kasih sedikit informasinya, catatan kami adalah terkait sarung tangan," ujar Ronny saat sebelum persidangan dimulai.

Dia mengurai, Ricky Rizal dan Kuat Maruf sebelumnya mengaku melihat sarung tangan dipakai oleh Sambo sebelum terjadi penembakan terhadap Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam itu, di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.

"Tetapi pada BAP (berita acara perkara), mereka mengubah keterangan tersebut. Itu menjadi salah satu titik poin kita, ya. Nanti juga pun akan mempertanyakan beberapa hal," katanya.

Lebih lanjut, Ronny memastikan titik krusial dalam sidang hari ini adalah memperjelas kesaksian Kuat Maruf dan Ricky Rizal, apakah melihat sarung tangan yang dikenakan Sambo, dan kenapa mereka mengubah kesaksian secara bersama-sama.

"Mereka menyudutkan Richard Eliezer di BAP mereka. Nanti kami bahas," demikian Ronny menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya