Berita

Gubernur DKI Jakarta Ganjar Pranowo/Net

Politik

Potensi Ganjar Jadi Capres KIB Kecil, Paling Mentok Jadi Cawapres Pendamping Airlangga

JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 12:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pencalonan presiden di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diprediksi kuat tetap akan mencomot tokoh dari internal, meski beredar isu Ganjar Pranowo didorong naik dari kubu ini.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie memandang hal demikian. Sebab, dia tidak yakin Ganjar mendapat dukungan dari entitas di Partai Golkar, PAN, maupun PPP.

"Saya pikir pendukung militan Airlangga bakal menolak hal tersebut," ujar Jerry saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/11).


Pun bila ada pihak yang memaksakan Ganjar ikut kontestasi di Pilpres 2024 melalui KIB, Jerry melihat potensinya untuk menjadi calon presiden (capres) sangat kecil.

"Kalau Ganjar didorong melalui KIB, maka dia berpotensi jadi wakilnya Airlangga saja. Agak sulit jika Airlangga jadi wakilnya Ganjar," tuturnya.

Di samping itu, doktor komunikasi politik lulusan America Global University ini sudah melihat tanda-tanda lain yang membuat Ganjar sulit didukung KIB.

Yakni, dari entitas Partai Amanat Nasional (PAN) beberapa hari lalu telah mendeklarasikan mendukung tokoh lain dari luar parpol anggota KIB untuk menjadi capres yang didukung.

"Kan entitas PAN saja sudah menyatakan dukung Anies Baswedan sebagai capres 2024," demikian Jerry menambahkan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya