Berita

BNPP RI bersama Fopertas dengan Pemerintah Kabupaten Sambas terkait pengembangan laboratorium perbatasan/Net

Nusantara

Fopertas Gagas Laboratorium Perbatasan Berbasis Agroekowisata di Sambas

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 20:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) bersama Forum Perguruan Tinggi untuk Perbatasan (Fopertas) dengan Pemerintah Kabupaten Sambas, intens berdiskusi terkait pengembangan inovasi bisnis.

Kali ini terkait laboratorium perbatasan (Border Edu Eco-Tourism), sebagai bagian kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis agroekowisata di perbatasan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Sekretaris BNPP RI, Restuardy Daud, menyampaikan kehadiran Fopertas merupakan bagian langkah strategis pembangunan perbatasan yang melibatkan Perguruan Tinggi/Akademisi (bagian dari strategi kolaborasi pentahelix).


Usulan laboratorium perbatasan (Border Edu-Ecotourism) dengan lokus Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, ini dimaksudkan untuk mendorong peningkatan kemandirian sekaligus daya saing ekonomi lokal, pengembangan usaha dan teknologi tepat guna, serta keberlanjutan pemberdayaan masyarakat perbatasan negara, ujarnya.

Pada kesempatan itu, Plh. Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, Gutmen Nainggolan, mengungkapkan Pemkab Sambas menyambut baik rencana kegiatan Laboratorium Perbatasan yang diinisiasi oleh Fopertas ini.

"Sekda Kabupaten Sambas mewakili Pemda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BNPP dan Tim Fopertas yang telah memilih Desa Temajuk sebagai lokus pembinaan masyarakat perbatasan dalam konteks agroekowisata, dan Pemda Sambas menyampaiakasn dukungan terhadap program Fopertas dan BNPP," ujar Gutmen dalam keterangan tertulis, Kamis (24/11).  

Selanjutnya, Koordinator Fopertas, Prof. Suratman, dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menjelaskan secara rinci tentang rancangan, potensi, dan manfaat dari Laboratorium Lapangan dimaksud. Suratman mengatakan Laboratorium Perbatasan tersebut memiliki enam potensi dan manfaat yaitu menjadi area tumbuh cepat dan sejahtera, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka kesempatan kerja, membuka peluang/kesempatan ekonomi antarnegara, menjadi wahana penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) bagi pendidikan, dan mendukung pembangunan Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) Paloh-Aruk.

Laboratorium Perbatasan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan guna memaksimalkan keunggulan Desa Temajuk yang memiliki pesisir pantai berbatu unik dengan panorama sunset yang indah, kekhasan biota laut penyu dan potensi wisata bahari snorkling, keunikan homestay (rumah terbalik) yang asli bangunannya, serta memiliki modal untuk menjadi tuan rumah desa wisata yaitu penduduk yang ramah.

Adapun program yang akan diterapkan antara lain pengelolaan secara kolaboratif, sitepl an tata kelola, pengembangan IPTEK tepat guna dan kearifan lokal, serta sinergitas kegiatan dan fungsi dengan formulasi berupa Kedai Reka sehingga tumbuh usaha-usaha di Temajuk yang dapat memberikan sumbangan pada PAD.

Suratman menuturkan Fopertas akan mengupayakan keikutsertaan mitra Perguruan Tinggi dan usaha untuk mendukung Border Edu-Ecotourism. Fopertas juga akan membantu pendampingan kepada Kabaupaten Sambas dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata di perbatasan Paloh-Aruk dan dalam meningkatkan Anugerah Desa Wisata dari urutan 300 menjadi 50 besar.

"Pendampingan Fopertas terkait inovasi diatas akan ditinjaklanjuti dengan penyusunan proposal kepada Kementerian Pendidikan dan Ristek," kata Suratman.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya