Berita

Ketua KPU Hasyim Asyari/Net

Politik

Untuk Suksesi Pemilu 2024, KPU Teken Kerjasama dengan Kemenkum HAM

SELASA, 22 NOVEMBER 2022 | 18:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sejumlah kementerian/lembaga digandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk suksesi pelaksanaan Pemilu Serentak 2024. Salah satunya adalah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

Bentuk kerjasama yang dilakukan KPU RI dengan Kemenkum HAM dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman oleh pimpinan dua lembaga itu di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11).

Saat menyampaikan kata sambutan di hadapan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamongan Laoly yang hadir secara fisik di lokasi acara, Hasyim Asyari mengatakan bahwa kerjasama yang dibangun melingkupi beberapa hal terkait pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.


"Penandatanganan nota kesepahaman di antara kita terutama dalam rangka untuk memperlancar dan menyukseskan kegiatan Pemilu 2024," ujar Hasyim.

"Hubungan KPU dengan Kemenkum HAM di antaranya ada beberapa hal yang tadi juga sudah disampaikan Pak Menteri (Yasonna Hamongan Laoly)," sambungnya.

Salah satu hal yang diperkuat melalui kerjasam antarlembaga dengan Kemenkumham, disebutkan Hasyim, adalah terkait urusan administrasi kepartaian.

"Karena untuk menjadi peserta pemilu salah satu syarat utama adaah berbadan hukum dan untuk berbadan hukum salah satu syaratnya adalah keputusan Kemenkumham," urainya.

Selain itu, Hasyim juga menyebutkan contoh lain dari upaya suksesi pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 dengan cara melakukan kerjasama dengan Kemenkumham.

"Urusan perundang-undangan. Karena salah satu materi Undang Undang Pemilu adalah KPU membentuk Peraturan KPU baik secara substansi, administrasi dan komunikasi. Itu semua kewenangan Menkumham," demikian Hasyim menambahkan. 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya