Berita

Anies Baswedan saat bertemu dengan tim kecil dari partai Nasdem, Demokrat dan PKS di RM Pagi Sore, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Demokrat Pastikan Isu Cawapres Tidak Ganggu Hubungan Baik dengan Nasdem dan PKS

JUMAT, 18 NOVEMBER 2022 | 18:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu yang mencuat tentang sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan dipasangkan dengan calon presiden (capres) dari Partai Nasdem, Anies Baswedan, dipastikan tak mengganggu hubungan baik dengan Partai Demokrat.

Hal tersebut dipastikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, saat maka siang bersama Anies Baswedan dan sejumlah elite PKS dan Partai Nasdem di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (18/11).

Riefky menuturkan, Partai Demokrat dan Partai Nasdem masih menjalin komunikasi dengan baik jelang pembentukan "Koalisi Perjuangan" yang rencananya diisi bersama PKS juga.


"Secara langsung atau tidak langsung komunikasi berjalan dengan baik," ujar Riefky.

Bahkan, dalam komunikasi yang dibangun selama ini, dia memastikan di antara 3 parpol tersebut saling mengisi satu sama lain.

"Jadi sebetulnya saling mengingatkan itu biasa, itu semakin membuat kita semakin kompak," tuturnya.

Lebih dari itu, tentang isu yang mencuat terkait dengan pencalonan Anies bersama dengan putra sulung Presiden Joko Widodo yang kini menjabat sebagai Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, dia memastikan tidak merusak hubungan baik Partai Demokrat dan Partai Nasdem.

Termasuk soal wacana yang muncul ke publik, di mana seolah-olah muncul perseteruan antara elite Partai Demokrat dengan Partai Nasdem sebagai akibat mencuatnya pencalonan Anies dengan Gibran.

"Jadi mohon maaf kalau ada penonton yang kecewa, tapi kami alhamdulillah baik-baik saja," demikian Riefky menutup. 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya