Berita

Doktor komunikasi politik lulusan America Global University, Jerry Massie/Net

Politik

Seruan Jokowi agar Perang Rusia-Ukraina Dihentikan Tak Selesaikan Masalah

KAMIS, 17 NOVEMBER 2022 | 13:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Salah satu materi Pidato Presiden Joko Widodo yang menyebut soal perang antara Rusia dan Ukraina dinilai sebagai satu upaya yang tak memberi dampak apapun.

Analisis itu disampaikan Doktor komunikasi politik lulusan America Global University, Jerry Massie, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/11).

Menurutnya, pernyataan Jokowi yang meminta agar perang Rusia dan Ukraina dihentikan tidak bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara dua negara yang berselisih.


"Ini bahasa dalam kalimat seru, bukan memberikan solusi atas gencatan senjata yang lebih soft," ujar Jerry.

Direktur Political and Public POlicy Studies (P3S) ini meyakini, seruan yang disampaikan Jokowi sulit untuk didengar oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Pasalnya, dia justru melihat kontak senjata yang masih saja terjadi antara kedua negara itu. Termasuk saat KTT G20 berlangsung di Bali pada 15 hingga 16 November 2022 kemarin.

Mirisnya, konflik Rusia-Ukraina malah menjadi malapetaka bagi negara lain, yaitu Polandia yang kejatuhan rudal nyasar dari salah satu pihak yang berperang.

"Indonesia tak akan digubris dan didengar Rusia. Buktinya kunjungan Jokowi waktu lalu ke Rusia tak ada hasil atau sia-sia," tuturnya.

"Alasan utamanya, Vladimir Putin tak hadir di G20 di Bali. Bahkan Presiden Meksiko dan Brasil ikut boikot," demikian Jerry.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya