Berita

Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ)/Net

Politik

Di Rangkaian G20, Menko Airlangga Dampingi Presiden Jokowi Teken MoU dengan Presiden UEA

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 12:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dimanfaatkan pemerintah dengan membangun kerjasama dengan beberapa negara, salah satunya Uni Emirat Arab (UEA) atau Persatuan Emirat Arab (PEA).

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa (15/11).

Airlangga menuturkan, pemerintah yang diwakili langsung oleh Presiden Joko Widodo dan didampingi dirinya serta beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju bertemu dengan pimpinan negara UEA/PEA.


"Bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, kami ikut mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ)," cuit Airlangga.

Mantan Menteri Perindustrian ini mengatakan, penandatangan nota kesepahaman atau Memorendum of Understanding (MoU) digelar di lokasi pelaksanaan KTT G20 di Nusa Dua, Bali.

"Pertemuan ini sekaligus mendengarkan pembacaan nota kesepahaman antara kedua negara," tambah Ketua Umum Partai Golkar ini menutup.

Puncak pelaksanaan KTT G20 yang akan berlangsung hari ini mengangkat tema "Recover Together, Recover Stronger, dan dihadiri oleh pimpinan-pimpinan negara anggota G20.

Kepala negara yang terkonfirmasi hadir dalam KTT G20 hari ini sebanyak 17 dari total 20 negara anggota yang di antaranya sebagai berikut:

1. Presiden RI Joko Widodo

2. Presiden Amerika Serikat Joe Biden

3. Presiden China Xi Jinping

4. Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol

5. Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau

6. PM Inggris Rishi Sunak

7. PM Italia Giorgia Meloni

8. Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman

9. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

10. Presiden Argentina Alberto Fernandez

11. PM Autralia Anthony Albanese

12. PM India Narendra Modi

13. Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa

14. PM Jepang Fumio Kishida

15. Kanselir Jerman Olah Scholz

16. Presiden Prancis Emmanuel Macron

17. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Layen.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya