Berita

Presiden Joko Widodo saat membuka G20/Net

Dunia

Buka G20, Jokowi: Kita Harus Mengakhiri Perang

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 10:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kerjasama negara anggota G20 dalam menghadapi krisis dan seruan untuk mengakhiri perang menjadi salah satu poin yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka KTT G20 di The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali pada Selasa (15/11).

Dalam pidatonya Jokowi menyebut bahwa saat ini negara-negara di dunia tidak memiliki pilihan lain untuk menghadapi banyaknya krisis selain dengan bekerjasama.

"Kita tidak memiliki pilihan lain. Paradigma kolaborasi sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan dunia," ujarnya.


Jokowi menekankan jika kerjasama sama ini dilakukan bukan untuk negara itu sendiri, melainkan untuk seluruh negara.

"Kita semua memiliki tanggung jawab, tidak hanya untuk warga kita saja melainkan untuk semua warga di seluruh dunia," jelasnya.

Lebih lanjut Presiden RI juga menyinggung mengenai tanggung jawab dunia untuk mengakhiri perang.

"Bertanggung jawab di sini juga berarti kita harus mengakhiri perang," tegasnya yang menyampaikan pidato dalam dua bahasa, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Menurut Jokowi, jika perang tidak segera dihentikan, maka hanya akan menghambat kemajuan seluruh negara. Termasuk sulit bagi pemimpin dunia untuk bertanggung jawab atas masa depan generasi sekarang dan generasi mendatang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya