Berita

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Soal 2024 Jatah Prabowo, Pengamat: Jokowi Berharap Sosok yang Bisa Lanjutkan IKN

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 22:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ada banyak makna yang bisa ditafsirkan saat Presiden Joko Widodo menyebut kalau Pilpres 2024 nanti jatahnya Prabowo Subianto.

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F. Silaen pernyataan Jokowi tersebut merupakan wujud nyata bahwa politik itu dinamis dan cair.

“Tentunya Jokowi berharap banyak kepada sosok figur capres yang dianggap dapat dan mampu melanjutkan program-program Jokowi yang masih berjalan saat ini, misalnya pembangunan IKN,” kata Samuel F. Silaen dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (9/11).


Oleh karena itu, Samuel menduga, pada Pilpres 2024 nanti akan terdapat tiga pasang capres-cawapres. Namun, soal siapa akan berpasangan dengan siapa tentunya, kata Samuel masih digodok atau diotak-atik oleh partai politik yang memiliki kewenangan mengusung capres dan cawapres.

“Kemungkinan besar Prabowo Subianto akan tetap maju dalam rangka mendapatkan ekor jas politik untuk meraih jumlah kursi di parlemen atau legislatif. Apakah di pemilu 2024 nanti Gerindra masih mendapat dukungan ekor jas politik? Mari kita lihat nanti, "tebak alumni Lemhanas pemuda 2009 itu.

Beda halnya, Samuel menambahkan, dengan partai Golkar yang lebih mapan atau stabil soal perolehan suara di parlemen, ini karena partai Golkar sudah punya kantong- kantong suara yang dirawat oleh caleg- calegnya.

“Juga terkait dengan kemampuan finansial sang caleg yang bersangkutan,” beber Silaen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya