Berita

ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Susi saat dihadirkan sebagai saksi dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J/Net

Hukum

Susi Bilang Brigadir J Tempramental

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 21:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sisi lain sosok Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J diungkap Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Susi.

Susi menyampaikan tentang sosok Brigadir J dalam sidang lanjutan dengan agenda mendengar keterangan 10 saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11).

Mulanya, JPU menanyakan kepada Susi tentang sosok Brigadir J yang dia kenal dalam keseharian bekerja bersama dengan Sambo dan Putri.


"Kalau menurut saya suka marah-marah. Apa sih namanya, tempramental. Kalau saya minta tolong untuk belanjaan dia selalu menunda begitu, terus kalau dipanggil ibu selalu lama terus kadang ngedumel gitu," ujar Susi.

Merespon kesaksian Susi itu, JPU bertanya tentang karakter ajudan Sambo yang lain apakah sama dengan yang dimiliki Brigadir J itu.

"Ngedumel? Kalau (ajudan) yang lain-lain seperti itu?" tanya JPU.

"Kalau seperti itu saya tidak tahu yang lain-lain," jawab Susi.

Lebih dalam lagi, JPU coba menggali kembali sikap Brigadir J yang ngedumel marah-marah ketika diperintah.

"Tapi dengan ngedumel marah," tanya JPU.

Belum dijawab Susi, justru pertanyaan JPU tersebut diprotes oleh Majelis Hakim.

"Saudara Jaksa Penuntut Umum, fokus pada terdakwa (Kuat Maruf dan Ricky Rizal), jangan yang lain-lain," imbau Hakim.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya