Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/Net

Hukum

Tak Ingin Anak Buah Bertaruh Nyawa Sendiri, Firli Pimpin Langsung Pemeriksaan Lukas Enembe

MINGGU, 06 NOVEMBER 2022 | 19:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ternyata ada alasan kuat Ketua KPK Firli Bahuri memimpin langsung tim penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Lukas Enembe di kediaman pribadinya di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Jayapura.

Firli mengungkap, tim KPK ternyata sudah berada di Papua guna memeriksa Lukas pada 12 September, namun batal lantaran ratusan massa sudah berkumpul di sekitar kediaman Gubernur Papua itu.

“Apa pun caranya harus saya lakukan, termasuk bertarung nyawa. Saya tidak akan pernah membiarkan anggota saya jadi korban sendiri, karena itu saya hadir di Papua menembus pagar hidup yang bersenjatakan parang dan panah,” kata Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu sore (6/11).


Sebab Firli menegaskan, proses penegakan hukum harus tetap dilakukan meskipun terdapat risiko. Bagi Firli, hal ini merupakan tantangan sebagai pimpinan lembaga antirasuah untuk menegakan hukum bagi siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana korupsi.

“Ini tantangan bagi saya. Setelah rapat dengan para pimpinan Kementerian/Lembaga dan mendengar pendapat dari Pimpinan, maka kita putuskan secara kolektif kolegial untuk Ketua KPK ke Papua bersama penyidik dan tim dokter,” beber Firli.

Tugas melakukan pemeriksaan di Papua, menurut Firli tidak mungkin ia bebankan kepada pimpinan KPK lain lantaran situasinya teramat sulit dan berbahaya.

“Sebagai pimpinan saya harus laksanakan tugas dan saya ambil resiko terberat sekali pun,” kata dia lagi.

Oleh karena itu, Firli menegaskan bahwa kedatangannya memimpin langsung tim penyidik semata-mata hanya menjalankan tugas pokok KPK sebagaimana diamanatkan di dalam Undang-undang. Pemeriksaan Lukas di kediamannya, tegas Firli juga sesuai dengan ketentuan di dalam Pasal 113 KUHAP. Karena bagaimana pun, hukum harus ditegakkan sekali pun langit runtuh

“Tidak ada pelanggaran. Kita bekerja melaksanakan tugas pokok KPK, sejauh melaksanakan tugas, risiko apa pun saya  hadapi karena melaksanakan tugas penegakan hukum. Nyawa pun kita persembahkan untuk negeri ini,” tekan Firli.

“KPK dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya tidak terpengaruh kepada kekuasaan mana pun,” demikian Firli menambahkan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya