Berita

Waketum PPP Arsul Sani/Net

Politik

Anies dan Ganjar Masuk Radar Capres PPP

SELASA, 01 NOVEMBER 2022 | 01:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menyampaikan bahwa sejumlah nama tokoh telah masuk ke dalam radar calon presiden (capres) yang akan diusung.

Meskipun kata Arsul, sejauh ini PPP secara resmi belum menentukan nama, namun setidaknya DPP telah menerima usulan dari Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PPP.

"Itu adalah nama yang kami terima meskipun semua bahkan saya kira belum separoh dari DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) itu melakukan Mukerwil (Musyawarah Kerja Wilayah) atau Rakerwil (Rapat Kerja Wilayah)," ujarnya di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Senin, (31/10).


Arsul mengatakan kalau proses pencapresan di PPP menganut prinsip bottom up atau pendekatan yang komunikasi dan arahannya sebagian besar ditetapkan dan disuarakan oleh para anggota organisasi, dan disampaikan kepada pemimpin organisasi atau manajemen tingkat atas.

Adapun nama mantan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri BUMN Erick Thohir, Menparekraf Sandiaga Uno dan Pelaksana tugas (Plt) Ketum PPP Muhammad Mardiono adalah nama-nama yang masuk dalam radar PPP.

"Kami mendengarkan yang di DPP ini suara dari bawah. Nah sejauh ini pak Sandi, pak Ganjar, pak Anies, Pak Erick dan Plt ketua umum," pungkas Arsul.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya