Berita

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa/Net

Dunia

Ramaphosa: Arab Saudi Tertarik Bergabung dengan BRICS

RABU, 19 OKTOBER 2022 | 06:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Arab Saudi telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan kelompok BRICS. Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa yang baru kembali dari lawatannya ke negara itu mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi persnya pada Selasa (18/10).

Bergabungnya Saudi menjadi bagian dari BRICS akan dibahas selama pertemuan puncak yang berlangsung di Afrika Selatan tahun depan. Dengan bergabungnya Saudi, tentu akan memberi perubahan signifikan di negara-negara anggota.

BRICS adalah sebuah organisasi untuk menampung dan mewadahi negara-negara ambang industri, yang terdiri dari  Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.


“ Negara-negara BRICS akan bertemu dalam pertemuan puncak tahun depan di bawah kepemimpinan Afrika Selatan. Dan masalah ini akan dipertimbangkan," kata Ramaphosa.

Selain Arab Saudi ada beberapa negara lain yang juga melakukan pendekatan untuk menjadi anggota blok tersebut, menurut Ramaphosa tanpa memerinci negara mana saja.

"Kami telah memberi mereka jawaban yang sama, bahwa rencana bergabung dan menjadi anggota akan dibahas oleh mitra BRICS" tekannya.

Ramaphosa mengunjungi Arab Saudi atas undangan Yang Mulia Raja Salman bin Abdulaziz. Kedatangannya dalam kujungan dua hari itu disambut dengan hangat oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Selama kunjungan, kedua pemimpin membahas kerja sama bilateral yang berkelanjutan dan mengkonsolidasikan kemitraan strategis. Keduanya juga menandatangani paket perjanjian dan memorandum proyek bersama senilai total 15 miliar dolar AS.

Nama BRICS  pertamakali disebutkan oleh pakar ekonomi AS Jim O'Neal, seorang ekonom dari perusahaan keuangan global Goldman Sachs, pada 2001. Para pemimpin BRICS bersikeras bahwa kelompok ini akan menjadi sebuah kekuatan perubahan.

Negara-negara BRICS secara bersama-sama saat ini mewakili hampir seperlima dari perekonomian global.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya