Berita

SBY, JK, Surya Paloh bersama Anies-AHY duduk semeja saat hadiri pernikahan putri Habib Salim Segaf/Ist

Politik

Elitnya Duduk Satu Meja, Nasdem-Demokrat-PKS Tampaknya Segera Deklarasikan Berkoalisi

RABU, 19 OKTOBER 2022 | 05:05 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Petinggi Nasdem, Demokrat, dan PKS kembali duduk semeja saat menghadiri pernikahan putri habib Salim Segaf. Sebelumnya mereka juga menunjukkan kebersamaan saat menghadiri pernikahan putri Anies Baswedan.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menjelaskan bahwa duduk semeja di acara habib Salim Segaf terasa istimewa karena ada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK).

Kata Jamiluddin, kedua sosok ini dinilai masih punya pengaruh politik yang besar di tanah air.


"Kehadiran dua sosok itu dalam pertemuan informal mengindikasikan Nasdem-Denokrat-PKS akan segera berkoalisi," demikian pandangan Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/10).

Lebih lanjut, Jamiluddon menjelaskan bahwa dalam perpolitikan nasional, pertemuan informal kerap menghasilkan keputusan yang mengejutkan.

Bacaan mantan Dekan Fikom IISIP itu, kehadiran SBY juga mengindikasikan sosok politisi yang sudah memiliki rekam jejak dan strategi benvananya.

"Sebagai sosok yang dinilai ahli strategi, SBY biasanya baru mau hadir bila  suatu hal sudah matang dan jelas arah yang akan diputuskan," jelas.

Prediksi Jamiluddin, kalau SBY sudah mau duduk bersama dan terbuka, itu menjadi sinyal Demokrat sudah tidak ada masalah untuk berkoalisi dengan Nasdem dan PKS.

"Karena itu, Demokrat tinggal mencari waktu yang tepat untuk mendeklarasikan berkoalisi dengan Nasdem dan PKS," pungkas Dedi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya