Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Jaya Suprana

Perjalanan Anies Masih Panjang dan Terjal

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 22:18 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

NASDEM merupakan parpol pertama yang secara resmi mendeklarasikan capres untuk maju ke medan laga Pilpres 2024. Yang dicapreskan Nasdem ternyata Anies Baswedan.

Sudah barang tentu para simpatisan Anies bersukacita. Tanpa niat mengurangi sukacita yang sedang dinikmati, saya yang sedang mempelajari filsafat Jawa merasa perlu mengingatkan tentang pentingnya sikap ojo dumeh serta eling lan waspodo pada saat kita sedang bersukacita. Perjalanan Anies masih panjang dan terjal.

Dukungan dari Nasdem memang cukup berarti namun de facto maupun de jure belum cukup untuk memenuhi syarat yang dihadangkan oleh presidential threshold. Di samping hadangan konstitusional, secara psikososiopolitis dapat diyakini bahwa para pembunuh karakter yang ditugaskan menghabisi Anies agar tidak bisa maju ke gelanggang Pilpres 2024 pasti akan makin bersemangat menghabisi Anies dengan menghalalkan secala cara.


Sebagai contoh adalah meme video yang kreatif merekayasa suasana dengan mengedit lalu menggabungkan rekaman wawancara tahun 2019 dengan pernyataan pada tahun 2022 sedemikian rupa sehingga timbul kesan Anies pembohong bahkan pengingkar janji. Namun senjata pamungkas para pembunuh karakter Anies adalah upaya mempidanakan alias mengkriminalisasikan Anies melalui kasus Formula E yang sedang dicari kesalahannya. Pendek kata hukumnya wajib Anies harus memakai rompi oranye agar masuk bui supaya tidak bisa nyapres!

Pendek kata mereka yang menganggap Anies sebagai ancaman  bertekad bulat untuk bersatupadu rawe rawe rantas malang malang putung  maju tak gentar menghadang agar jangan sampai Anies Baswedan berani-beraninya menyapreskan diri pada pilpres 2024.

Sudahlah  benar menegaskan bahwa perjalanan Anies Rasyif Baswedan masih panjang dan terjal menembus kemelut deru campur debu berpercik keringat, air mata dan darah. Namun mereka yang tidak menginginkan Anies Baswedan nyapres sebenarnya juga tidak perlu khawatir sebab untuk sementara ini belum ada jaminan bahwa Anies Baswedan akan berhasil nyapres.

Andaikata berhasil nyapres pun belum tentu Anies berhasil terpilih oleh mayoritas rakyat untuk menjadi presiden sebab para capres lain-lainnya pasti tidak akan tinggal diam. Mereka pasti juga akan gigih berjuang memenangkan Pilpres 2024. Apalagi Anies Baswedan sudah menegaskan bahwa dirinya ikhlas menyerahkan diri kepada Kehendak Yang Maha Kuasa.

Penulis adalah budayawan, tinggal di Jakarta.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya