Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani/Net

Politik

Ujang Komarudin: Puan Harus Berteriak Antikorupsi

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 13:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani diminta lantang menyuarakan antikorupsi di tengah banyaknya kasus korupsi saat ini yang melanda kader PDI Perjuangan. Lantangnya suara antikorupsi diperlukan jika memang Puan ingin elektabilitas moncer di seluruh lembaga survei.

Pandangan itu disampaikan pengamat politik Ujang Komarudin ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (28/9).

Analisa Ujang, teriakan antikorupsi dari Puan Maharani akan menjadi pemantik publik menjadikan referensi untuk dipilih sebagai pemimpin nasional ke depan. Imbasnya, lembaga survei akan mendapatkan data Puan dipilih oleh masyarakat.


"Sebab persoalannya apakah PDIP-nya antikorupsi? Karena banyak kader-kader PDIP yang ditangkap KPK, kan begitu, itu jadi problem sendiri,” kata Puan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menyampaikan bahwa saat ini publik menginginkan tokoh antikorupsi untuk menjadi pemimpin dibandingkan sosok yang merakyat.

"Di tengah banyaknya korupsi yang luar biasa maka di situlah Puan harus masuk sebagai katakanlah figur atau tokoh yang memang lantang menyuarakan persoalan anti korupsi itu,” katanya.

Dia menambahkan, Indonesia seharusnya dipimpin oleh tokoh yang berintegritas, dan Puan mampu akan hal tersebut. Pandangan Ujang, saat ini masyarakat miskin keteladanan elite.

"Oleh karena itu tadi wajar sikap masyarakat menginginkan tokoh yang jujur yang tegas terkait persoalan antikorupsi,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya