Berita

Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto/Net

Dunia

Krisis Energi Semakin Dalam, Hongaria Desak Uni Eropa Berhenti Bicara Soal Sanksi untuk Rusia

RABU, 21 SEPTEMBER 2022 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hongaria sekali lagi menekankan bahwa sanksi untuk Rusia sangat tidak masuk akal dan hanya akan merugikan banyak pihak.  

Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto dalam pernyataannya pada Selasa (20/9)  mendesak agar sanksi dan langkah-langkah pembatasan untuk Rusia harus dihentikan.

"Uni Eropa harus berhenti menyebut-nyebut paket sanksi untuk Rusia, dan sebaiknya tidak ada itu yang namanya paket kedelapan dan seterusnya. Uni Eropa harus berhenti menandai langkah-langkah yang hanya akan semakin memperdalam krisis pasokan energi dan merugikan 27 anggota blok itu," ujarnya seperti dikutip dari Radio Liberty.


Meskipun Hongaria adalah anggota Uni Eropa dan NATO,  dan ikut mengecam invasi Rusia ke Ukraina, negara itu tidak ikut meluncurkan sanksi unuk Rusia. Pemerintahan Perdana Menteri Viktor Orbán menyadari bahwa Hongaria sangat bergantung pada gas dan minyak Rusia.

Sikap Hongaria ini menjadikan negara itu dikucilkan oleh anggota UE lainnya, dan terutama oleh Brussel. Hubungan keduanya memburuk  karena aturan hukum dan masalah politik yang saat ini memicu perselisihan sengit yang mengancam subsidi UE miliaran euro yang dialokasikan untuk Hongaria. 

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya