Berita

Dunia

Pesan Kebencian kepada Rusia di Kaus Kaki Pejabat NATO

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rasa benci terhadap sesuatu bisa ditunjukkan dengan cara apa saja, seperti yang dilakukan seorang pejabat NATO ini.

Ketidaksukaannya terhadap Rusia membuat Janis Sarts, direktur Pusat Komunikasi Strategis NATO, melakukan hal yang cukup unik. Ia sengaja menggunakan kaus kaki bertuliskan "Топчу ”, “ Rusnya is my trample" istilah yang menghina orang Rusia yang artinya kuang lebih “Saya menginjak-injak (orang) Rusia."

Janis Sarts menggunakan kaus kaki itu pada sebuah konferensi di Warsawa, Jumat pekan lalu, seperti dilaporkan RT, Minggu (18/9).


Tulisn yang memenuhi kaus kaki setinggi pergelangan kaki itu pertama kali terlihat di akun Twitter Menteri Pertahanan Nasional Polandia, Mariusz Blaszczak, yang berfoto dengan Sarts di konferensi tersebut, sebelum diambil oleh akun media sosial Ukraina.

Sarts sendiri sudah mengkonfirmasi bahwa dia memang mengenakan kaus kaki itu ke konferensi tersebut.

Andrey Kortunov, direktur jenderal Dewan Rusia untuk Urusan Internasional buka suara terkait hal itu.

"Isyarat itu berbicara tentang intensitas perang informasi dan propaganda yang sekarang terjadi antara Rusia dan Barat,” kata Kortunov kepada Lenta.ru pada hari Sabtu, seperti dikutip dari RT, Senin (19/9).

"Itu adalah jelas bahwa beberapa garis perilaku yang lebih terkendali dapat diharapkan, karena kita berbicara tentang seorang pejabat, dan bukan seorang jurnalis atau blogger," katanya menjelaskan.

Diketahui bahwa kaus kaki itu dirancang oleh pembawa acara televisi Michael Schchur bekerja sama dengan Dodo Socks, dan 50 persen dari keuntungan penjualan setiap pasang akan digunakan untuk mendukung Brigade Pasukan 112 Ukraina.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya