Berita

Katua KPK Firli Bahuri dengan Khofifah Indar Parawansa dalam satu kesempatan/RMOL

Politik

Firli-Khofifah Calon Alternatif Paket Lengkap, Jawa dan Non Jawa

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 01:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri jika berpasangan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan menjadi calon presiden dan wakil presiden alternatif yang memiliki spesifikasi lengkap.

Demikian pandangan Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto melihat potensi Firli Bahuri dengan Khofifah pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Seandainya ada calon alternatif, maka yang paling lengkap adalah duet Firli-Kofifah ataupun sebaliknya,” kata Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (14/9).


Satyo menjelaskan mengapa duet tersebut bisa disebut pasangan yang lengkap, dikarenakan sosok Firli dengan kapasitas kepemimpinannya dan berpengalaman dalam penegakkan hukum serta dalam pemberantasan korupsi dilengkapi Khofifah yang memiliki pengalaman panjang di pemerintahan sebagai menteri.

“Khofifah juga dikenal sebagai gubernur yang clear (bersih),” tandas Satyo.

Dari sisi ceruk massa pemilih, kata Satyo pasangan ini juga bisa menjadi representasi capres-cawapres Jawa dan luar Jawa. Disamping itu, ia menambahkan, sosok Khofifah yang juga ketua muslimat NU akan sangat mempengaruhi dukungan suara dari segmen pemilih perempuan.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya