Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bentrok dengan Azerbaijan di Perbatasan, Armenia Akui Kehilangan Puluhan Tentara

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 06:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Saling serang antara pasukan Azerbaijan dan Armenia yang terjadi sejak Selasa dini hari (13/9) menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.

Kedua pihak menyatakan telah kehilangan puluhan tentara, meskipun belum dikonfirmasi secara jelas mengenai jumlahnya.

Laporan terakhir menyebutkan bahwa sekitar 49 tentara Armenia tewas. Namun, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan selama pertemuan dengan anggota parlemen, bahwa jumlah tentara yang tewas atau terluka mungkin akan bertambah.


Pashinyan menyebutkan bahwa Azerbaijan telah menyerang perbatasan Armenia di tujuh arah.

"Pada tengah malam, Azerbaijan menyerang ke empat arah, lalu ditambah dua-tiga arah lagi," katanya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (14/9).

Ia mengatakan bahwa Pertemuan Dewan Tetap Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) saat ini sedang berlangsung untuk membahas ketegangan itu.

"Seperti yang Anda ketahui, kami beralih ke CSTO dan saat ini pertemuan Dewan Tetap CSTO sedang berlangsung. Kami juga berbicara dengan Rusia dan Dewan Keamanan PBB," katanya.

Kementerian Pertahanan Armenia menyatakan unit-unit angkatan bersenjata Azerbaijan melepaskan tembakan ke kota-kota seperti  Goris, Sotk, dan Jermuk, menggunakan artileri, kaliber besar, dan senjata ringan.

Di hari yang sama, Azerbaijan mengatakan bahwa pihak Armenia yang memulai pertempuran dan mereka membalasnya. Azerbaijan juga ngumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan tujuan militernya di perbatasan dengan Armenia.

“Provokasi yang dilakukan oleh pasukan Armenia di perbatasan telah dicegah dan semua tujuan yang diperlukan telah terpenuhi,” kata kantor Presiden Ilham Aliyev dalam sebuah pernyataan setelah pertemuannya dengan pimpinan militer.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya