Berita

Suasana Kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat sesaat sebelum massa aksi tolak kenaikan BBM membubarkan diri/RMOL

Politik

KSP Klaim Jokowi Dengarkan Aspirasi Tolak Kenaikan BBM

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 03:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Berbagai aksi unjuk rasa menolak kebijakan pemerintah menaikan harga BBM subsidi yang dilakukan oleh mahasiswa maupun elemen masyarakat lainnya diklaim mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Deputi IV Yohanes Joko menyampikan kalai Presiden Jokowi telah mendengar aspirasi yang disampaikan terkait dengan kebijakannya menaikan harga BBM subsidi ini.

"Pak Jokowi merespons, menerima aspirasi, mendengar aspirasi dari teman-teman mahasiswa seperti layaknya beliau dan ini diperhatikan benar," katanya kepada wartawan, di Jakarta Selasa (13/9).


Soal rencana demo berkelanjutan yang dilakukan berbagai elemen masyarakat itu, kata Yohanes Joko, pihaknya bakal melihat perkembangan.

"Tetap kami dari KSP akan terus mencoba dialog dengan mahasiswa memberikan pengertian kepada adik-adik mahasiswa dan elemen masyarakat terkait kebijakan penyesuaian harga BBM ini," tuturnya.

Dia menambahkan, pihaknya mengapresiasi aksi yang digelar pada Selasa 13 September 2022 oleh para mahasiswa. Pasalnya, aksi penyampaian pendapat itu dilakukan secara damai, yang mana mencerminkan bentuk kedewasaan demokrasi Indonesia.

"Kedewasaan demokrasi kita untuk berbeda pendapat tanpa harus diselesaikan dengan cara yang anarkis. Mereka punya perbedaan pendapat tetapi dalam situasi massa yang begitu besar bisa menyampaikan dengan damai, ada sedikit insiden masih dalam batas toleransi dan pihak kepolisian bisa menahan diri, itu yang harus kita apresiasi bersama," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya