Berita

Pencari suaka yang dievakuasi dari Libya ke Rwanda/Net

Dunia

PBB Berhasil Evakuasi Ratusan Pengungsi Perang Libya ke Rwanda

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2022 | 14:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kekacauan yang terjadi di Libya akibat peperangan antar pasukan oposisi politik telah berdampak pada banyaknya warga yang memilih untuk mengungsi karena tak tahan dengan kekerasan yang dialami.

Migran asal Libya yang tidak memiliki dokumen resmi sebagian besar mengungsi ke Eropa melalui Laut Mediterania sejak 2011, saat mendiang mantan pemimpin Muammar Gaddafi digulingkan.

Namun dalam perjalanannya, para pencari suaka tersebut menjadi sangat rentan karena banyak mengalami ancaman keselamatan di laut dan juga pelanggaran HAM.


Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) pada Kamis (1/9) mengatakan pihaknya telah berhasil mengevakuasi lebih dari 100 pengungsi dari Libya ke Rwanda.

"Lebih dari 100 pencari suaka yang rentan telah dievakuasi dalam penerbangan dari Libya ke Rwanda," kata UNHCR seperti dimuat Xinhua pada Jumat (2/9).

Laporan tersebut juga merinci penemuan 38 anak-anak dari berbagai negara Afrika yang ikut dievakuasi bersama pengungsi Libya.

UNHCR juga mengungkapkan terima kasihnya kepada otoritas Libya yang telah mendukung dan memfasilitasi penerbangan mereka untuk mengevakuasi migran rentan.

Menurut UNHCR, sejauh ini terdapat 14.157 imigran ilegal yang telah diselamatkan dari laut dan kembali ke Libya pada tahun 2022.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya