Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Terus Menyebar, Flu Tomat Sudah Menjangkit 100 Orang di India

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2022 | 09:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Selain Covid-19 dan cacar monyet, kini India tengah menghadapi virus baru yang disebut sebagai flu tomat. Sejauh ini telah tercatat hampir sekitar 100 kasus flu tomat yang menjangkit di berbagai wilayah di India.

Dimuat Manila Times pada Rabu (31/8), flu tomat sebagian besar telah menyerang anak-anak di beberapa negara bagian India selama tiga bulan terakhir. Namun sejauh ini penyakit tersebut belum tercatat menyebabkan kematian.

Flu Tomat sendiri awalnya ditemukan di wilayah Kollam Kerala pada 6 Mei 2022. Penyakit ini disebut flu tomat dikarenakan salah satu gejalanya adalah muncul lepuh berbentuk tomat yang sering ditemukan pada seluruh tubuh pasien. Sementara gejala lainnya sama seperti penyakit lain yang meliputi demam tinggi, ruam merah, serta nyeri sendi yang hebat.


Anak-anak kecil dapat tertular virus ini melalui menyentuh permukaan yang kotor, kontak langsung dengan anak yang terinfeksi, menggunakan popok, dan memasukkan benda-benda langsung ke mulut mereka.

Seiring dengan banyaknya kasus yang terdeteksi, pemerintah India mendesak orangtua untuk dapat memastikan anak-anak mereka melakukan pencegahan, seperti menghindari pelukan atau menyentuh teman sebaya mereka secara langsung.

Menurut himbauan dari pakar kesehatan, jika mulai  terpapar, penderita flu tomat hendaknya langsung melakukan isolasi, istirahat, banyak minum air putih, dan menggunakan kompres air panas untuk menghilangkan iritasi dan ruam pada kulit.

Selain itu juga minum parasetamol untuk mengurangi demam dan nyeri tubuh serta pengobatan simtomatik lainnya juga diperlukan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya