Berita

Sistem pengolahan air O.B. Curtis Water Plant/Net

Dunia

Krisis Air Bersih, Mississippi Deklarasikan Status Darurat

RABU, 31 AGUSTUS 2022 | 16:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah negara bagian Mississippi, Amerika Serikat (AS) menerapkan status darurat krisis air bersih pada Selasa (30/8). Kurangnya pasokan air bersih membuat lebih dari 160 ribu penduduk di sana berebut.

Gubernur Mississippi Tate Reeves mengatakan krisis air ini telah sampai pada tahap tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan penting masyarakat, seperti mandi, mencuci, minum, dan lain-lain. Pemerintah juga belum bisa memastikan sampai kapan krisis ini akan terjadi.

"Kota ini tidak dapat menghasilkan cukup air untuk memadamkan kebakaran, menyiram toilet serta memenuhi kebutuhan kritis lainnya," ujar Reeves, seperti dimuat Anadolu Agency.


Kegagalan sistem pengolahan air dari kerusakan infrastruktur O.B. Curtis Water Plant yang telah berlangsung lama, serta banjir yang terjadi di Sungai Pearl pada minggu ini disebut menjadi penyebab krisis air bersih.

Lewat keadaan darurat ini, masyarakat diminta untuk menghemat dan hanya menggunakan air untuk memasak atau menyikat gigi karena khawatir seluruh pasokan air akan habis, bahkan warga tidak bisa menyiram toilet mereka.

Sementara itu Garda Nasional AS yang mendistribusikan air minum kepada penduduk dan negara bagian sedang menyiapkan sistem tanker untuk menyediakan air bagi truk pemadam kebakaran.

Kru darurat juga tengah berupaya membuat instalasi pengolahan air kembali beroperasi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya