Berita

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan/RMOL

Politik

Bawa-bawa SBY, Kamaruddin Simanjuntak Diminta Demokrat Fokus Urus Kasus Brigadir J

RABU, 31 AGUSTUS 2022 | 13:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat telah melayangkan somasi terhadap pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, agar meminta maaf kepada Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat sekaligus Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas ucapannya yang dinilai tendensius.

Sebab, SBY hanya menyembah Tuhannya, dan tidak pernah menyembah Kamaruddin sebagaimana dituduhkan.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8).


“Kita pastikan Pak SBY tidak pernah menyembah Kamaruddin. Dalam unggahan itu dia (Kamaruddin) menyebut Pak SBY-nya yang menyembah dia. Karena itu somasi yang disampaikan kader-kader Partai Demokrat itu logis, dan dia harus menjawab itu, jangan ke sana ke mari,” tutur Hinca.

“Ya sudahlah kalau memang anu minta maaf saja lah, kan enggak ada salahnya” imbuhnya menegaskan.

Atas dasar itu, Hinca berharap Komaruddin fokus pada profesi dan kasus yang ditanganinya, yakni kasus pembunuhan Brigadir J yang menjerat mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Ketimbang mengumbar informasi yang tidak benar.

Terlebih, kata Hinca, publik hingga netizen pun banyak yang mengingatkan Kamaruddin untuk fokus ketimbang mengomentari hal-hal yang dipastikan tidak benar itu.

“Kalau teman-teman (Tim Advokasi DPP Demokrat) sudah mengajukan somasi itu kan proses hukum. Sederhana saja, sudah minta maaf saja, kan simpel. Apa sih susahnya minta maaf? Jangan ditarik lagi bintang tiga, bintang apa. Sudah mengelak-elak gitu kan langsung ajalah ke situ. Karena tidak benar Pak SBY pernah menyembah-nyembah,” tegas anggota Komisi III DPR RI ini.

“Jadi beliau (Kamaruddin) fokus saja karena masyarakat menunggu kerja-kerja dia yang memang kita rasa baik, kita fokus di situ jangan kemana-mana, nanti offside, ini udah offside kali nih,” demikian Hinca.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya