Berita

Tambang emas di Boungou, Burkina Faso/Net

Dunia

Konvoi Kendaraan Tambang di Burkina Faso Diserang, Diduga oleh Militan ISIS

MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 | 10:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konvoi kendaraan tambang emas Boungou di Burkina Faso mendapatkan serangan dari militan bersenjata tak dikenal hingga menewaskan enam orang dan dua lainnya terluka pada Sabtu (27/8).

Pekan lalu, pihak militer mengatakan lima kendaraan terdaftar milik Endeavour Mining telah dikirim dari tambang untuk membantu konvoi terdekat yang terjebak dalam lumpur selama berhari-hari.

"Serangan terjadi setelah konvoi kembali ke jalan raya. Para penyerang menargetkan lima kendaraan pendukung yang terpisah dari konvoi," kata militer, seperti dimuat dalam Reuters.


Sementara itu, pihak Endeavour, yang merupakan penambang emas terbesar di negara Afrika Barat, tidak segera memberikan keterangan jelas apakah mereka yang tewas adalah karyawan Endeavour atau mitranya dan apakah operasi tambang ikut terpengaruh.

Meski belum diketahui siapa yang menjadi dalang serangan. Namun diyakini mereka merupakan militan Islam yang berafiliasi dengan ISIS dan Al Qaeda. Mengingat ISIS telah mengambil alih wilayah yang luas di utara dan timur Burkina Faso sejak 2018.

Pada 2019, 39 orang tewas dalam penyergapan militan di bus pekerja yang menuju ke tambang Boungou milik Semafo yang berbasis di Quebec. Setelah insiden tersebut, tambang itu kemudian diakuisisi oleh Endeavour pada tahun 2020.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya