Berita

Jembatan yang runtuh akibat hujan lebat di Kangra, Himachal Pradesh, India pada Sabtu (20/8)/Reuters

Dunia

Banjir dan Tanah Longsor di India, Ratusan Desa Terendam Air

MINGGU, 21 AGUSTUS 2022 | 16:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Banjir serta tanah longsor yang dipicu oleh hujan monsun lebat menewaskan sedikitnya 50 orang di India bagian utara dan timur selama tiga hari berturut-turut.

Banjir telah menggenangi ratusan desa, menyapu ribuan rumah sehingga membuat penduduk setempat sempat terdampar. Tim penyelamat langsung dikerahkan untuk mengevakuasi warga pada Minggu (21/8).

Mengutip laporan pemerintah setempat, TRT World menyebut, banjir dan tanah longsor di negara bagian Himachal Pradesh di Himalaya telah menewaskan 36 korban.


Sementara di negara bagian Uttarakhand, empat orang tewas dan 13 orang lainnya hilang karena hujan yang terus melanda.

"Kami telah mengerahkan helikopter untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di daerah terpencil karena insiden terkait hujan. Operasi penyelamatan berlangsung lancar," kata pejabat di departemen manajemen bencana Uttarakhand, Ranjit Kumar Sinha.

Situasi serupa juga terlihat di negara bagian Odisha di bagian timur. Di sana tercatat sedikitnya enam orang tewas di tengah hujan lebat yang terus berlangsung, membuat 800 ribu orang meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Di wilayah tersebut, hujan menyebabkan terganggunya pasokan listrik dan air di beberapa wilayah, serta merusak infrastruktur jalan.

Menurut pejabat di distrik Ramgarhm, Madhvi Mishra, pihak berwenang negara bagian Jharkhand timur telah melaporkan lima orang hanyut terbawa air sungai Nalkari yang meluap pada Sabtu (20/8). Sejauh ini empat mayat sudah ditemukan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya