Berita

Mantan presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa bersiap memasuki mobil setelah tiba di Bandara Don Mueang pada Kamis malam/Net

Dunia

Tinggalkan Singapura, Rajapaksa Tiba di Thailand

JUMAT, 12 AGUSTUS 2022 | 08:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah hampir sebulan meninggalkan negaranya dan berdiam di Singapura, mantan presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa, melanjutkan pelariannya ke Thailand. Ia tiba di bangkok pada Kamis malam (11/8) waktu setempat.

Bangkok Post melaporkan, Rajapaksa tiba di Bandara Don Mueang sekitar pukul 8 malam menggunakan pesawat sewaan dari Bandara Seletar di Singapura. Dia tiba pada hari yang sama saat visanya di Singapura habis masa berlakunya.

Rajapaksa diperkirakan akan tinggal sementara di Thailand dan tidak berniat mencari suaka politik.


"Ini adalah masalah kemanusiaan dan ada kesepakatan bahwa ini adalah tempat tinggal sementara," kata Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha kepada wartawan sebelum kedatangan Rajapaksa.

Prayut juga mengatakan bahwa Rajapaksa tidak akan berpartisipasi dalam kegiatan politik apa pun selama berada di Thailand.

Menteri Luar Negeri Don Pramudwinai mengatakan pemerintah Sri Lanka saat ini mendukung perjalanan Rajapaksa ke Thailand, menambahkan bahwa paspor diplomatik mantan presiden akan memungkinkan dia untuk tinggal hingga 90 hari.

Sumber itu mengatakan Rajapaksa merencanakan kunjungan singkat di Thailand dan akan kembali ke Singapura.

Orang kepercayaan Rajapaksa itu mengatakan kepada AFP bahwa mantan pemimpin itu sebenarnya ingin pulang ke Sri Lanka karena protes terhadap pemerintahannya telah mereda, tetapi penggantinya Ranil Wickremesinghe telah menasihatinya agar tidak kembali lebih awal.

Rajapaksa melarikan diri dari Sri Lanka ke Singapura pada 14 Juli di tengah kerusuhan publik yang berkepanjangan atas krisis ekonomi terburuk negara itu dalam beberapa dekade.  

Dia mengundurkan diri dari jabatannya tak lama setelah tiba di negara kota itu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya