Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dalami Kasus Pembunuhan Empat Pria Muslim, Polisi New Mexico Minta Bantuan Masyarakat Terkait Kendaraan yang Mencurigakan

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 06:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penembakan dan pembunuhan empat pria Muslim di Albuquerque terus menyita perhatian publik, memicu kepanikan dan kekhawatiran komunitas Muslim kota itu dan membuat aparat kepolisan New Mexico bergelut dengan penyelidikan siang dan malam.

Wakil komandan Divisi Investigasi Kriminal Departemen Kepolisian Albuquerque, Kyle Hartsock, dalam pernyataannya pada Senin (8/8) mengatakan, pihaknya masih terus mengumpulkan bukti-bukti dan menggali informasi lebih banyak lagi atas peristiwa yang menggegerkan kota.

Polisi juga meminta bantuan masyarakat yang mungkin memiliki informasi terkait peristiwa itu, termasuk merilis kendaraan yang dicurigai.


Pada Jumat pekan lalu (5/8) polisi menemukan seorang pria, Naeem Hussain berusia 20-an tahun, tewas setelah mengalami serangan.

"Dia ditembak mati di tempat parkir sebuah organisasi yang menawarkan layanan bagi pengungsi dan pencari suaka," kata polisi Albuquerque yang menanggapi laporan penembakan sebelum tengah malam di daerah Truman Street dan Grand Avenue.

Setelah penemuan itu, polisi Albuquerque mengatakan pembunuhan itu "mungkin terkait" dengan tiga pembunuhan sebelumnya terhadap pria Muslim dari Asia Selatan.

Ketiga pria itu - Muhammad Afzaal Hussain, Aftab Hussein dan Mohammad Ahmadi - semuanya "disergap tanpa peringatan, ditembaki dan dibunuh," kata Hartsock, seperti dikutip dari CNN, Senin (8/8).

Dua dari mereka, yaitu Muhammad Afzaal Hussain dan Aftab Hussein, adalah pria Pakistan dan terbunuh di Southeast Albuquerque dekat Central Avenue pada awal Agustus lalu. Keduanya memiliki luka tembak.

Penemuan itu kemudian memicu perhatian polisi terhadap pembunuhan Mohammad Ahmadi pada 7 November 2021, seorang pria Muslim dari Afghanistan yang terbunuh di San Mateo Boulevard.

Pembunuhan Mohammad Ahmadi, 62, Muhammad Afzaal Hussain, 27, Aftab Hussein, 41, dan Naeem Hussain, 25, semuanya memiliki satu kesamaan: para korban semuanya Muslim dan keturunan Asia Selatan, menurut polisi Albuquerque.

Polisi telah merilis pamflet yang menunjukkan kendaraan yang 'mencurigakan' yang terkait dengan pembunuhan keempat pria itu. Namun masih belum jelas siapa pemilik mobil tersebut, atau bagaimana kemungkinan mereka terkait dengan serangan tersebut.

Departemen Polisi Albuquerque (APD) akan meningkatkan patroli terutama di wilayah-wilayah yang rawan.

Beberapa organisasi yang turut berduka atas peristiwa pembunuhan ini menyediakan hadiah uang tunai untuk setiap informasi yang mengarah pada penangkapan dalam kasus ini.

Presiden AS Joe Biden telah mengeluarkan pidato duka citanya terhadap peristiwa itu, mengaku sangat bersedih, marah, dan terluka. Ia meminta aparat segera menemukan pelakunya.

“Sementara kami menunggu penyelidikan penuh, doa saya bersama keluarga korban, dan pemerintahan saya mendukung komunitas Muslim,” kata Biden dalam sebuah posting Twitter. “Serangan kebencian ini tidak memiliki tempat di Amerika.”

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya