Berita

Brigpol Yosua Hutabarat alias Brigadir J/Net

Hukum

Pencopotan 25 Anak Buah Ferdy Sambo Bukti Polri Tidak Punya Beban Ungkap Kematian Brigadir J

SABTU, 06 AGUSTUS 2022 | 03:00 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mencopot 25 anggotanya karena terkait dengan kasus kematian Brigadir J dinilai langkah tepat dan komitmen tinggi dari Intitusi Polri.

Demikian pandangan mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Katolik Indonesia (PP PMKRI) Benidiktus Papa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (5/8).

Menurut Beni, langkah Kapolri mencopot baik 25 anggota menunjukkan bahwa institusi Polri terbuka terhadap pendapat dan masukan masyarakat yang berkembang akhir-akhir ini.


Ia memandang, Kapolri berupaya menjaga kepercayaan dan kecintaan rakyat terhadap institusi ini dengan mengambil langkah-langkah terukur.

Atas ketegasan pencoptan 25 anggota Polri itu akan berimbas pada proses penyidikan kasus brigadir J agar dapat berjalan objektif dan sesuai fakta. Selain itu, kecurigaan publik terjadi penyalagunaan wewenang bisa diminimalisir.

"Kapolri berupaya sekuat tenaga dan berkomitmen tinggi menjaga kepercayaan publik dan menghindarkan proses penyidikan yang sedang dilakukan di internal terhadap kasus tersebut dari anasir-anasir liar yang berkembang di masyarakat," demikian kata Beni.

Lebih lanjut, Beni menilai, dengan mencopot Irjen Ferdy Sambo dan anak buahnya di Divisi Propam Polri mengindikasikan Polri tidak memiliki beban apalagi upaya menutup-nutupi proses penyidikan yang bisa mempengaruhi kredibilitas institusi Polri.

Beni juga mendukung penuh upaya penegakan hukum dalam menangani kematian Brigadir J.

"Polri untuk membuka kasus ini terang benderang , objektif dan memenuhi prinsip keadilan," demikian kata Beni.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya