Berita

Juru Bicara Kepresidenan Dmitri Peskov/Net

Dunia

Balas Komentar Schroder, Peskov: Ukraina Menolak Konsensus dan Meninggalkan Jalur Negosiasi

KAMIS, 04 AGUSTUS 2022 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia tidak pernah menutup pintu negosiasi dengan Ukraina. Juru Bicara Kepresidenan Dmitri Peskov menegaskan lagi bahwa Moskow bersedia untuk mengadakan pembicaraan untuk mencari solusi damai, tentunya dengan kondisi tertentu.

"Begitulah, Rusia siap melakukan negosiasi untuk solusi, sesuai dengan kondisinya," kata Peskov, seperti dikutip dari TASS.

Komentar Peskov sekaligus untuk menanggapi pernyataan mantan kanselir Jerman Gerhard Schroder selama wawancara dengan mingguan Stern.


Schroder yang mengaku bertemu dengan Presiden Vladimir Putin pada Akhir Juli mengatakan bahwa Putin ingin menyelesaikan konflik dengan Ukraina melalui negosiasi.

Peskov memaparkan bahwa upaya untuk pembicaraan damai sudah dilakukan berkali-kali. Bahkan, pada Maret lalu upaya negosiasi untuk penghentian kampanye militer khusus Rusia telah disepakati oleh para perunding kedua pihak di Istanbul, Türki. Namun, Ukraina kemudian menjauh dan meninggalkan negosiasi.

"Setelah itu pihak Ukraina menolak konsensus dan meninggalkan jalur negosiasi," kata Peskov.

Schroder banyak mendapat kritikan karena kedekatannya dengan Kremlin. Ketika ditanya apakah Schroder dapat menjadi penengah antara Rusia dan Ukraina, Peskov meyakinkan bahwa politisi Jerman itu tidak menyatakan keinginan seperti itu.

Saat ini, Schroder banyak dipertanyakan oleh Partai Sosial Demokrat Jerman (SPD) karena hubungannya dengan Putin. Namun, mantan menteri luar negeri itu membela hubungan tersebut karena menganggap tidak ada alasan untuk memutuskannya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya