Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Misi PBB di Kosovo Ingatkan Para Pihak Menguasai Diri untuk Mencegah Eskalasi Lebih Lanjut

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 11:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketegangan yang meningkat di Kosovo Utara, tepatnya di perbatasan Kosovo dan Serbia, menjadi perhatian khusus Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Misi Administrasi Sementara PBB di Kosovo (UNMIK) menyerukan untuk menenangkan dan mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan itu.

UNMIK mengatakan, Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal dan Kepala UNMIK Caroline Ziadeh telah mengikuti perkembangan di Kosovo dengan prihatin.

Ziadeh menyerukan ketenangan, pemulihan kebebasan bergerak dan menghindari eskalasi lebih lanjut.


"Saya mendesak semua untuk mengatasi masalah dengan itikad baik melalui dialog yang difasilitasi UE, untuk memperkuat stabilitas dan keamanan bagi semua," kata Ziadeh, seperti dikutip dari The Print.

Ketegangan antara Kosovo dan Serbia kembali memuncak.  Pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam Kosovo Force (KFOR) yang dipimpin NATO, akhirnya melakukan penjagaan di Kota Kosovska Mitrovica, di utara wilayah Kosovo yang memisahkan diri dari Serbia pada Sabtu malam waktu setempat.

Etnis Serbia dilaporkan telah mendirikan barikade di beberapa jalan di Kosovska Mitrovica dan sekitarnya. Setidaknya satu orang Serbia dilaporkan dipukuli oleh unit polisi Kosovo ketika dia mencoba melewati barikade. Pria yang terluka dilaporkan dirawat di rumah sakit.

Dalam laporan lainnya, polisi Kosovo mengumumkan pada Minggu (31/7) bahwa telah terjadi tembakan ke arah petugasnya di tengah ketegangan di kota perbatasan Kosovska Mitrovica yang disengketakan. Tidak ada laporan mengenai korban.

Polisi menutup titik perlintasan administratif Jarinje dan Brnjak dan sirene serangan udara terdengar di kota itu, tempat kericuhan masyarakat Serbia dengan etnis Albania di Kosovo.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya