Berita

Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti/Net

Dunia

Mantan Utusan AS Kritik Keras PM Kosovo: Rakyat Marah dengan Kurti, Mereka Berhak Mendapat yang Lebih Baik

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 10:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepemimpinan Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti dianggap tidak memuaskan. Banyak warga yang marah karena alih-alih memikirkan kesejahteraan rakyatnya, Kurti lebih fokus kepada konfliknya dengan Serbia.

Richard Grenell, mantan utusan khusus AS untuk Serbia dan Perundingan Damai Kosovo, mengisahkan pengalamannya bertugas. ia juga mengkritik peran Kurti yang menurutnya tidak populer.

"Saya punya banyak teman di Kosovo yang sangat marah dengan Kurti," cuit Grenell. "Rakyat pantas mendapatkan pemimpin yang menginginkan pekerjaan bukan konflik. Kosovo layak mendapatkan yang lebih baik," ujar Grenell, seperti dikutip dari TASS.


Langkah pemerintahan Kurti yang memberlakukan larangan plat mobil serta identitas Serbia di wilayahnya adalah langkah tidak adil dan merampas hak-hak rakyat Serbia, terutama mereka yang tinggal di perbatasan.

"Ini bukan tentang masa lalu - tidak ada satu pihak yang selalu benar atau selalu salah. Ini tentang Albin Kurti yang membuat langkah sepihak untuk menolak ID Serbia dan plat nomor di dalam Kosovo," tambah Grenell.

Kosovo dan Serbia telah mengalami pasang surut hubungan, yang kebanyakan berakhir dengan darah. Dalam beberapa bulan ini, konflik kembali memanas yang dimulai dengan pengumuman otoritas Kosovo yang mewajibkan kendaraan yang lewat di perbatasan harus menggantinya dengan plat Kosovo.

Aksi demo berlangsung berminggu-minggu yang hingga kini masih belum menemukan jalan diplomasi yang terbaik bagi kedua pihak.  
Pada Minggu malam (31/7) situasi di  Kota Kosovska Mitrovica, di utara wilayah Kosovo yang memisahkan diri dari Serbia nampak memburuk. Polisi Kosovo menutup pos pemeriksaan di perbatasan dengan Serbia.

Setidaknya satu orang Serbia dilaporkan dipukuli oleh unit polisi Kosovo ketika dia mencoba melewati barikade. Pria yang terluka dilaporkan dirawat di rumah sakit.

Sebagai tanggapan, orang-orang Serbia di utara Kosovo turun ke jalan dan memblokir jalan raya utama. Polisi dan Pasukan Kosovo (KFOR), pasukan penjaga perdamaian internasional pimpinan NATO di Kosovo, ditarik ke jembatan di seberang Sungai Ibar, yang menghubungkan bagian utara dan selatan Kosovska Mitrovica.

Akibat peristiwa ini, Kabinet Kosovo kemudian menunda keputusan untuk melarang plat dan dokumen Serbia selama satu bulan hingga 1 September 2022.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya