Berita

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam saat memberikan keterangan pers usai memeriksa digital forensik/RMOL

Hukum

Temuan Komnas HAM: Brigpol Yosua, Irjen Sambo-Istri, dan Bharada E Terekam Melakukan PCR Bersama

RABU, 27 JULI 2022 | 19:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah menganalisa hasil rekaman 20 video dari 27 titik CCTV yang merekam aktivitas rombongan Irjen Ferdy Sambo beserta istrinya serta para ajudannya dalam perjalanan dari Magelang menuju Jakarta.

Dari hasil rekaman video tersebut didapati bahwa Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J, Bharada E melakukan PCR bersama.

Hal itu disampaikan Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam dalam jumpa media usai memeriksa dan meminta keterangan tim siber Bareskrim dan digital forensik Mabes Polri, Rabu (27/7).


"Bharada E adalah salah satu yang berada dalam rombongan di Magelang menuju Jakarta yang dalam sebuah video itu terekam juga datang dan melakukan PCR, termasuk PCR dengan ibu putri dan almarhum Yosua, ada penumpang yang lain juga,” ucap Anam di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat.

Anam menampik isu bahwa Brigadir J tewas dalam perjalanan menuju Jakarta dari Magelang. Pasalnya, dalam rekaman CCTV tersebut, tampak Brigadir J, Bharada E dan beberapa orang lainnya masih hidup dan tertawa. Tampak dalam visual rekaman video dari Magelang hingga Duren Tiga Brigadir J masih dalam keadaan hidup.

"Kalau soal yang tertawa itu, jadi begini biar gak salah. Soal yang tertawa itu ada satu forum yang memang tertawa, jadi Brigadir J ini ada dalam satu waktu yang memang berdasarkan keterangan-keterangan itu memang tertawa. Kalau ini dikonfirmasi misalnya rangka waktunya dengan CCTV yang tadi dilihat, ya ini saling mengkonfirmasi, satu sampe duren tiga yaitu hidup,” ucapnya.

Ditanya lebih lanjut di mana lokasi Brigadir J masih bisa tertawa dan hidup bersama rombongan Irjen Sambo beserta istrinya. Anam menegaskan bahwa rombongan masih dalam keadaan hidup bukan di TKP pembunuhan Brigadir J.

“di Duren Tiga, bukan di TKP,” tutupnya.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya