Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri saat memimpin forum ACWG G20 di Nusa Dua, Bali/Ist

Hukum

Firli Optimis Empat Isu yang Dibawa KPK di Forum ACWG Disahkan jadi Kebijakan Negara G20

KAMIS, 07 JULI 2022 | 20:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengaku optimis empat isu prioritas yang menjadi agenda di dalam forum Anti-Corruption Working Group (ACWG) disahkan menjadi sebuah dokumen kebijakan bagi negara-negara anggota G20.

“Kita berharap 4 agenda ini bisa disetujui pada periode keketuaan Indonesia tahun ini. Tadi saya mengikuti, sembilan negara yang hadir fisik dan 10 negara hadir virtual, termasuk Uni Eropa, kelihatannya 4 focal point akan disepakati dan dirumuskan. Nanti deklarasi kesepakatannya kemungkinan akan dilakukan di Australia pada bulan September di ACWG putraran berikutnya,” kata Firli usai pembukaan ACWG G20 di Nusa Dua, Bali, Kamis (7/7).

Firli menjelaskan, empat isu prioritas yang dibawa oleh KPK ini berdasarkan kajian dan pemetaan mengapa korupsi masih ada dan apa yang harus dilakukan. Salah satunya, kata Firli, bagaimana meningkatkan peran audit. Menurutnya, peningkatan peran audit akan meminimalisir adanya penyelewengan.


“Kita memanfaatkan audit dalam rangka pencegahan dan pemberantasan korupsi. Korupsi muncul dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengesahan, dan evaluasi. Itu ada peran audit, kita angkat isu ini agar kita bisa mewujudkan High Level Principles sebagai acuan kerja untuk dunia global,” beber Firli.

Disamping itu, sambung dia, KPK dalam forum ACWG dan empat isu prioritas yang dibawa juga turut merumuskan bagaimana memaksimalkan peran aparat penegak hukum (APH) dalam memberantas korupsi.

“Kita libatkan semua APH untuk melakukan penanganan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang). Karena sesungguhnya korupsi tidak bisa hanya ditangani dengan cara penindakan, menghukum orang. Orang gak kapok dihukum. Yang buat orang kapok adalah kalau dikenakan TPPU, makanya kita ajak semua APH agar setiap tindak pidana korupsi dilekatkan dengan TPPU. Orang tidak takut hukuman badan, tapi takut dimiskinkan,” beber Firli.

Ditambahkan Firli, KPK juga membawa isu krisis global dan perubahan iklim serta bagaimana memberdayakan dan memanfaatkan energy terbaru dan terbarukan.

Dan yang terakhir, ujar Firli, KPK dalam empat isu prioritas juga membahas partisipasi masyarakat dan stake holder untuk membangun budaya perilaku dan peradaban antikorupsi.

“Kita berharap apa yang kita berikan ini bermanfaat tidak saja untuk Indonesia tetapi juga untuk dunia secara global,” demikian Firli.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya