Berita

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menebar benih ikan di Waduk Jatiluhur/Ist

Politik

Ulang Tahun, Sekjen Hasto Pamit ke Megawati Jalankan Program Merawat Pertiwi

KAMIS, 07 JULI 2022 | 15:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

RMOL. Concern pelestarian lingkungan melalui program Merawat Pertiwi terus ditunjukkan jajaran pengurus PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

Kali ini, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melakukan aksi tebar bibit ikan di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat bersama Kepala Sekretariat PDIP, Yoseph Aryo Adhi Dharmo. Sebelum menjalankan kegiatannya, Hasto pun mengaku sudah meminta izin kepada Megawati.

"Saya pamit ke Ibu Megawati untuk agenda ini. Beliau selalu menegaskan pentingnya merawat lingkungan dan kehidupan. Sebab itu PDI Perjuangan memiliki program 'Merawat Pertiwi'," jelas Hasto, Kamis (7/7).


Setidaknya, ada 100 ribu bibit ikan ditebar di Waduk Jatiluhur yang merupakan bantuan dari Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai perayaan ulang tahun Hasto ke-56.

Tak sendiri, kegiatan tersebut turut dilakukan bersama Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Haeru Rahayu dan Dirut Perum Jasa Tirta II, Imam Santosa, serta sejumlah pengelola Waduk Jatiluhur.

"Saya hanya bertugas menebarkan sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan sumber-sumber pangan untuk rakyat," sambungnya.

Selain menebar bibit ikan, Hasto dan rombongan juga meninjau historical wall dan prasasti Waduk Jatiluhur yang merupakan waduk terluas di kawasan Asia Tenggara.

Dalam tiga tahun terakhir ini, kata Hasto, PDIP merayakan ulang tahun dengan membersihkan sungai, dan menanam pohon. Hal itu pun menginsipirasi Hasto untuk tidak merayakan hari lahirnya dengan cara lain.

Menurutnya, hal itu tradisi baik dari Presiden Soekarno yang diteruskan Megawati dengan tujuan agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya