Berita

Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian/

Politik

Pj Gubernur Aceh dari Sosok Militer, DPRA: Tidak Ada Masalah

SELASA, 05 JULI 2022 | 09:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sosok pengganti Nova Iriansyah sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh telah ditentukan. Dia adalah Mayjen TNI (purn) Achmad Marzuki, yang bakal dilantik sebagai dalam rapat paripurna DPR Aceh, Rabu besok (6/7).

Menanggapi hal ini, pihak Legislatif Aceh tak mempersoalkan ihwal latar belakang Achmad Marzuki yang merupakan pensiunan militer.

"Tidak ada masalah soal itu, yang penting bagi kita saat ini adalah bagaimana bersama-sama kita bisa membangun Aceh ke arah yang lebih baik lagi," kata Wakil Ketua DPR Aceh (DPRA), Hendra Budian, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (5/7).


Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dijadwalkan melantik Achmad Marzuki sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh. Pelantikan itu akan digelar di Gedung DPR Aceh, Rabu (5/7).

Hal tersebut tertuang dalam surat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 121/3808/SJ tertanggal 4 Juli 2022. Surat itu diteken oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro.

Sesuai salinan surat Kemendagri tersebut, pelantikan Achmad Marzuki sebagai Pj Gubernur Aceh dilakukan di hadapan Ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh dalam rapat paripurna DPR Aceh pada pukul 08.30 WIB.

Hendra Budian pun membenarkan adanya jadwal pelantikan tersebut. Dia menjelaskan, pelantikan Pj Gubernur atau kepala daerah tidak ada dalam aturan Pemerintah Aceh.

"Undang-Undang Pemerintah Aceh hanya mengatur pelantikan Kepala Daerah definitif saja," jelas Hendra Budian.

DPR Aceh, lanjutnya, menyambut gembira permintaan dari Mendagri Tito Karnavian.

"Karena beliau menghormati dan menghargai kekhususan yang dimiliki Aceh. Kami bersama pihak sekretariat dewan sedang bekerja untuk mempersiapkan serta memfasilitasi prosesi acara pelantikan ini. InsyaAllah tidak ada hambatan apapun," tutup dia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya