Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua PDIP Puan Maharani/Net

Politik

Saran Hensat: Puan Ambil Jalan Pintas Minta Megawati dan Jokowi agar KIB Beri Tiket

SENIN, 04 JULI 2022 | 18:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pasangan capres-cawapres yang akan berlaga di panggung Pilpres 2024 sudah terpetakan oleh pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio.

Sosok yang kerap disapa Hensat ini melihat potensi munculnya 3 pasangan calon (paslon). Akan tetapi, dia baru melihat terbentuknya satu poros koalisi plus paslonnya.

"Ramai nih capres-capresan. Pak Prabowo sudah dapat pasangan mungkin dengan Cak Imin," ujar Hensat dalam sebuah video yang dia unggah ke akun Twitter pribadinya, Senin (4/7).


Namun untuk dua paslon lainnya, pengajar di Universitas Paramadina ini masih belum begitu jelas melihat sosok pendamping figur yang kemungkinan akan menjadi calon presiden (capres).

Salah satu yang dia sebut adalah figur Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

“Mbak Puan Maharani dari PDI Perjuangan bagaimana? Ini memang lagi ditugaskan memang dengan Ibu Megawati untuk bertemu parpol-parpol," katanya.

Khusus untuk Puan, Hensat memberikan saran praktis untuk bisa lebih mudah mendapat dukungan nyapres dari parpol selain PDIP.

“Kalau Mba Puan mau ambil jalan pintas, bisa bicara ke Ibu Ketum (PDIP Megawati Soekarnoputri), ke Pak Jokowi, KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) yang katanya buat Ganjar mending buat Mbak Puan saja, jadi wakilnya bisa dari KIB," ucapnya.

Sementara untuk kemungkinan hadirnya poros ketiga, Hensat melihat sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai figur yang pas diusung oleh poros koalisi yang ketiga.

"Satu pasangan lagi mungkin bisa jadi Anies Baswedan," sambungnya.

Dari peta politik 2024 yang digambarkan tersebut, Hensat menganggap nama-nama tokoh tersebut yang kemungkinan diusung parpol koalisi itu bisa menjadi komposisi pilihan yang pas untuk masyarakat.

"Jadi kita tinggal pilih nanti, Prabowo dengan Cak Imin, Mbak Puan dengan wakilnya, Anies Baswedan dengan wakilnya. Nah, datang ke TPS, gunakan kertas suara, jangan sampai tidak digunakan kertas suaranya, kita pilih presiden yang paling baik," tuturnya.

"Nah kalau sudah begitu kita berdoa, mudah-mudahan pilihan kita tepat dan Indonesia menjadi lebih baik," tandas Hensat

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya