Berita

Presiden Jokowi dinilai menjauh dari cita-citanya/Net

Politik

Tersandera Partai Pendukungnya, Sulit bagi Jokowi Realisasikan Janji Politiknya

JUMAT, 17 JUNI 2022 | 04:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Imbas Presiden Joko Widodo terkesan tidak punya nyali menggoyang menteri yang berasal dari kader partai pendukungnya. Dampaknya, masa depan kabinet orang nomor satu di Indonesia itu diprediksi kesulitan merealisasikan visi politiknya.

Pandangan ini disampaikan pengamat politik Universitas Esa Unggul, Jamiludin Ritonga saat ditanya masa depan kabinet Jokowi, Jumat (17/6).

Menurut Jamiludin, hasil reshuffle kabinet Rabu (15/6) yang dilakukan kemarin menguatkan kesan bahwa sebagai presiden Jokowi justru terkesan tersandera partai pendukungnya.


"Kesannya Jokowi tak punya nyali me-reshuffle memgeri dari partai politik. Jokowi terkesan tersandera partai pendukungnya," demikian kata Jamiludin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/6).

Apalagi, bacaan Jamiludin, penunjukan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan sebagai Mendag dan Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN hanyalah semata-mata untuk mengakomodir mereka yang punya jasa.

"Jokowi tak ingin punya hutang politik hingga ia nantinya lengser pada tahun 2024," tandas Jamiludin.

Ia pun berani menarik kesimpulan bahwa pada akhirnya pemerintahan Jokowi akan kesulitan menempatkan orang-orang profesional di bidangnya masing-masing.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya