Berita

Dibanding Anies Baswedan, peluang Ganjar Pranowo diusung Parpol menuju Pilpres 2024 lebih berat/Net

Politik

Prestasinya Kalah Jauh Dibanding Anies, Peluang Ganjar Diusung Parpol Maju di Pilpres 2024 Makin Sempit

KAMIS, 09 JUNI 2022 | 09:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Prestasi yang jauh tertinggal dari Anies Baswedan, jadi batu ganjalan bagi Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 mendatang. Terlebih masih ada sejumlah masalah di Jawa Tengah yang belum diselesaikan oleh Ganjar.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, posisi Ganjar yang masih menjabat Gubernur Jawa Tengah dianggap semakin terjepit. Sebab, publik semakin mengetahui titik-titik kelemahan Ganjar yang berpengaruh terhadap penilaian publik.

"Adanya berbagai macam persoalan pelik di Jawa Tengah seperti banjir dan persoalan Wadas yang mencuat ke tingkat nasional, menjadi bumerang bagi Ganjar untuk dapat meneruskan takhta kekuasaannya," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/6).


Menurut akademisi Universitas Nasional (Unas) Jakarta ini, publik mulai tersadar dengan prestasi Ganjar yang dinilai tidak optimal dalam mengelola Jawa Tengah selama dua periode kepemimpinannya.

"Kalau dibandingkan dengan Anies misalnya, maka sangat jauh ketertinggalan Jawa Tengah dalam berbagai aspek. Tentunya beban itulah yang akan menjadi hambatan Ganjar untuk dapat naik ke jenjang berikutnya yaitu capres maupun cawapres misalnya," pungkas Saiful.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya