Berita

Presiden RI Joko Widodo/Net

Politik

Minta Relawan Projo Tak Buru-buru Dukung Ganjar, Karena Jokowi Mau Dukung Airlangga?

SENIN, 23 MEI 2022 | 15:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Urusan dukung mendukung calon presiden (capres) 2024 oleh relawan Projo membuat Presiden Joko Widodo mengeluarkan titah. Jokowi minta relawan tidak terburu-buru mengeluarkan dukungan.

Namun, titah Jokowi ini akhirnya justru memicu asumsi lain tentang siapa yang sebenarnya akan didukung Jokowi pada 2024 mendatang.

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menilai, tidak bisa serta merta pernyataan Jokowi diarahkan kepada dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


"Walaupun saya paham presiden menyampaikan hal tersebut terkait beberapa hal," ujar Hendri Satrio kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/5).

Sosok yang kerap disapa Hensat ini menjelaskan, sikap Jokowi yang meminta relawan Projo untuk tidak tergesa-gesa mendukung Ganjar adalah karena belum ada kepastian dari PDIP.

"Adanya gerakan relawan Jokowi yang aktif bersuara pada salah satu calon tertentu, terutama Mas Ganjar Pranowo, padahal partai asal Pak Jokowi (PDI Perjuangan) itu kan belum menentukan calon presiden," tuturnya.

Maka dari itu, analis politik dari Universitas Paramadina ini memaknai sikap Jokowi sebagai permintaan kepada relawan-relawannya untuk bersabar.

"Agar beliau tidak terjebak pada situasi tidak mengenakan, terjebak di tengah antara relawan dan partai," imbuhnya menegaskan.

Saat ditanya terkait tokoh yang potensial didukung Jokowi, Hensat tak memungkiri kemungkinan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, didukung Jokowi.

Selain karena Airlangga telah berhasil membentuk poros koalisi bersama PPP dan PAN, dia juga merupakan Menteri Koordonator Bidang Perekonomian di Kabinet Indonesia Maju.

"Ya mungkin saja (didukung Jokowi). Kan dia menterinya. Cuma penilaian dukungan Pak Jokowi ke Pak Airlangga dilihat dari prestasinya sebagai menteri," demikian Hensat.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya