Berita

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Benny Irwan/Net

Politik

Pengangkatan Dua Pj Bupati di Sultra Tak Sesuai Usulan Gubernur, Ini Penjelasan Kemendagri

SENIN, 23 MEI 2022 | 10:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengangkatan penjabat (Pj) bupati di dua wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra) oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan menuai protes dari pemerintah provinsi (Pemprov) setempat.

Pemprov Sultra melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengeluarkan siaran pers pada Senin (23/5) yang beredar di kalangan masyarakat pengguna media sosial Whatsapp.

Dalam keterangan tertulis itu disebutkan, Pemprov Sultra menunda pelantikan Pj Bupati Muna Barat dan Buton Selatan yang seharusnya dilaksanakan hari ini.


Dinyatakan, penundaan diputuskan Pemprov lantaran Gubernur Sultra masih akan melakukan konsultasi kepada Kementerian Dalam Negeri. Tujuannya, untuk memperoleh pejelasan mengenai penetapan Pj Bupati Muna Barat dan Buton Selatan yang tidak mempertimbangkan usulan Gubernur Sultra.

Menanggapi informasi yang beredar tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benny Irwan menyatakan, tidak sepenuhnya informasi di dalam siaran pers tersebut benar, khususnya terkait penolakan Gubernur Sultra atas pengangkatan Pj Bupati Muna Barat dan Buton Selatan.

"Tidak ada penolakan dari Pak Gubernur," ujar Benny kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/5).

Adapun terkait dengan informasi tentang konsultasi antara Gubernur Sultra dengan Kemendagri, Benny menyatakan hal itu akan dilaksankaan hari ini.

"Seperti disampaikan dalam rilis Kepala Dinas Kominfo bahwa Pemprov akan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan Kemendagri terkait penetapan Pj Bupati Muna Barat dan Buton Selatan," katanya.

Namun saat ditanya soal waktu pelantikan Pj Bupati Muna Barat dan Buton Selatan, Benny belum bisa memastikannya.

"Saya belum bisa pastikan tentang pelantikan. Apakah akan dilantik hari ini atau setelah Konsultasi dengan Kemendagri," demikian Benny.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya