Berita

Ekonom Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati/Net

Politik

Catatan 24 Tahun Reformasi: Oligarki Menjadi Masalah Struktural yang Belum Selesai

SABTU, 21 MEI 2022 | 17:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perjalanan reformasi tahun 1998 direfleksikan sejumlah tokoh baik dalam bidang ekonomi, sosial, politik hingga hukum. Bahkan, terdapat catatan evaluatif yang mesti diperbaiki pemerintah.

Seperti disampaikan Ekonom Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati, dalam acara Peringatan dan Refleksi 24 Tahun Reformasi bertajuk "Reformasi dan Jalan Keluar Krisis", yang digelar hybrid di Bimasena Club di Jalan Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/5).

Sosok yag kerap disapa Nina ini menjelaskan, kondisi di dalam negeri saat ini tak bisa terlepas dari situasi yang tengah berkecamuk di tingkat global.


"Perang Ukraina dan Rusia menyebabkan harga-harga naik dan membuat inflasi beberapa negar tinggi," ujar Nina.

Reformasi yang dilakukan oleh masyarakat umum dan juga mahasiswa memiliki cita-cita yang mulia, yaitu untuk kesejahteraan rakyat.

Tapi menurutnya, justru reformasi 98 masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) yang cukup besar dan belum bisa diselesaikan hingga 24 tahun.

"Karena keberadaan oligarki ini bisa menjadi masalah yang sifatnya struktural. Pemerintah hari ini tidak bisa menyelesaikan masalah harga dengan hanya pembagian (bantuan) saja, tapi harus secara perbaikan sistem," tuturnya.

"Inilah salah satu masalah utama dari reformasi kita yang berlanjut," tandas Nina.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya