Berita

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Seirama dengan Ketumnya, Tingkat Keterpilihan Golkar Lampaui Gerindra dan PDIP

SABTU, 21 MEI 2022 | 00:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat keterpilihan Partai Golkar seirama dengan ketua umumnya, Airlangga Hartarto, dalam simulasi survei menuju Pemilu Serentak 2024 yang diselenggarakan Indonesia Network Election Survey (INES).

Jika tingkat keterpilihan Airlangga berada di angka 16,7 persen, Partai Golkar mendapat angka yang sedikit lebih rendah namun menempati urutan yang sama, yaitu nomor 1.

Direktur Eksekutif INES Herry Soetomo menjelaskan, dari total 1.888 responden dalam survei yang digelar 13 hingga 28 April 2022, Golkar mengangkangi perolehan Partai Gerindra dan PDI Perjuangan yang ada di urutan kedua dan ketiga.


"Golkar menjadi parpol yang paling banyak di pilih oleh masyarakat yang diwakili
responden dengan keterpilihan 12,2 Persen, diikuti Gerindra dengan elektabilitas
11,1 persen, PDIP 10,9 persen," ujar Herry dalam keterangan hasil survei INES yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (20/5).

Sementara diurutan keempat dan kelima, INES mencatat masing-masing memperoleh tingkat keterpilihan Partai Demokrat 9,8 persen dan PKB 5,8 persen. Kemudian disusul oleh PKS yang memperoleh keterpilihan 4,3 persen dan Nasdem 4,2 persen.

Adapun perolehan keterpilihan parpol di urutan selanjutnya tidak lebih dari 3 persen. Di antaranya ada PAN 2,2 persen, PPP 2,1 persen, Prima 2,0 persen, Perindo 1,7 persen, Geruda 1,5 persen, PSI 1,1 persen, PBB 1,0 persen, Gelora 0,8 persen, serta Partai Berkarya, Hanura, dan Partai Ummat 0,2 persen.

"Sedangkan yang tidak memilih atau tidak memberikan jawaban sebesar 28,7 persen," demikian Herry.

Dalam survei ini, INES memilih 1.888 responden berumur di atas 17 tahun, dan terdaftar sebagai DPT pada Pemilu 2019, menggunakan metode multi stage random sampling.

Karena itu, hasil survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,27 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya