Berita

Lin Che Wei alias Weibinanto Halimdjati mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Agung usai ditetapkan tersangka kasus eksor minyak goreng/Ist

Politik

Sebelum Jadi Tersangka, Lin Che Wei Sudah Bukan Tim Asistensi Kemenko Perekonomian

RABU, 18 MEI 2022 | 12:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penangkapan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin ekspor crude palm oil (CPO), Lin Che Wei alias Weibinanto Halimdjati dipastikan tak terkait Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Jubir Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Alia Karenina menerangkan, Lin Che Wei memang sempat menjabat sebagai Anggota Tim Asistensi di Kemenko Perekonomian.

"Namun terhitung akhir Maret 2022 sudah tidak memegang jabatan tersebut," ujar Alia kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/5).


Alia menyatakan, Lin Che Wei dikeluarkan dari Tim Asistensi karena sudah tidak aktif dalam kerja-kerja tim.

"Selama masa pandemi, yang bersangkutan tidak aktif dalam Tim Asistensi dan tidak memberikan masukan atau insight kepada Menko Perekonomian," paparnya.

Oleh karenanya, Kemenko Perekonomian mendukung penuh langkah Kejaksaan Agung memproses pengusutan kasus dugaan pemberian izin ekspor CPO.

"Kemenko Perekonomian menghargai dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berlangsung terkait ini," pungkas Alia.

Lin Che Wei tercatat pernah menjadi salah satu panelis debat capres-cawapres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004. Pernah juga menjadi sekretaris team perundingan antara Pemerintah Indonesia dengan Exxon di dalam mencari penyelesaian ladang minyak di Cepu yang berhasil diselesaikan pada tahun 2006.

Selain itu, Lin juga tercatat pernah menjadi staf khusus Meneg BUMN, Sugiharto dan Staf Khusus dari Menko Perekonomian, Aburizal Bakrie pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Di era pemerintahan Joko Widodo, Lin Che Wei menjadi policy advisor (anggota Tim Asistensi) dari Menko Perekonomian Sofyan Djalil. Kemudian posisi yang sama di Menteri PPN/Bappenas dan Menteri ATR/BPN dan policy advisor Menko Perekonomian era Darmin Nasution.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya