Berita

Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo usai menghadiri Rakernas I Partai Pelita di hotel Mercure, Ancol, Senin (16/5)/RMOL

Politik

Ditawari Masuk Partai Pelita, Begini Jawaban Gatot Nurmantyo

SENIN, 16 MEI 2022 | 14:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menjawab santai tawaran Ketua Umum Partai Pelita Beni Pramula untuk bergabung di partai.

Gatot masih ingin tetap fokus di organisasi yang ia besut dan menjadi Presidium yakni Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

“Saya tidak berpartai ya terima kasih biar saya di KAMI saja,” kata Gatot kepada wartawan seusai acara Rakernas I Partai Pelita di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (16/5).   


“Pak Din mengajak saya tetapi biar Pak Din berjuang di partai saya tidak di partai, itu sama-sama saja tujuannya,” sambungnya.

Gatot berharap Pelita Pelita ke depannya semakin maju dan mencapai visi-misi kebangsaannya yang berkemajuan. Namun ia belum ingin untuk berpartai dan bergabung dengan Partai Pelita.

“Saya pikir Partai Pelita diawaki oleh Pak Din dan Bang Beni Pramula dan yang lainnya berpeluang untuk maju. Saya tidak berpartai ya. Terima kasih saya hormati,” tuturnya.

Gatot juga mengaku belum ada tawaran kepadanya untuk mengajak gabung di partai politik, selain Partai Pelita.

“Belum ada,” tandasnya.

Ketua Umum Partai Pelita Beni Pramula mengajak mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang hadir dalam Rakernas I Partai Pelita untuk bergabung. Beni berharap agar Gatot tidak bergabung ke Partai Ummat.  

“Saya pikir beliau (Gatot) merupakan prajurit yang aktivis, ya kalau berminat Pak masuklah ke Partai Pelita. Kita berjuang bersama-sama membangun bangsa ini Pak, Jangan ke partai lain jangan ke Partai Ummat,” kata Beni dalam sambutannya di acara Rakernas I Partai Pelita di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, pada Senin (16/5).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya